Chapter 3: Instalasi Penunjang Medis

Berisi halaman-halaman untuk unit Lab, Radiologi, dll.

Modul Imunisasi (Terintegrasi SatuSehat)

Apa tujuan fitur ini? ini dibuat untuk membantu Anda mencatat tindakan imunisasi/vaksinasi pasien secara cepat, rapi, dan mudah. Hebatnya lagi, setiap kali Anda menyimpan data di aplikasi SyncMed ini, laporan imunisasi tersebut akan otomatis terkirim ke sistem SatuSehat Kemenkes. Anda tidak perlu lagi repot mengetik ulang laporan di website pemerintah!

A. Langkah Awal: Input Master Data Vaksin (Menu Farmasi -> Obat)

Sebelum dokter atau perawat dapat menginput tindakan imunisasi pada pasien, petugas farmasi atau admin klinik harus memastikan data jenis vaksin yang tersedia sudah terdaftar dan dipetakan sesuai standar SatuSehat Kemenkes.

Langkah-langkah:

  1. Masuk ke menu Farmasi > pilih Obat.
  2. Cari nama vaksin yang ingin diatur, lalu klik tombol Edit/Sunting.
  3. Gulir ke bawah hingga Anda menemukan bagian kolom khusus SatuSehat KFA & CVX.
  4. Isi data kode standar nasional yang diwajibkan:
    • Kode POA - KFA 93: Isi dengan kode KFA resmi dari pemerintah untuk jenis obat tersebut.
    • CVX Group & CVX Name: Pilih kelompok dan nama vaksin standar internasional/nasional yang sesuai dari daftar pilihan.
  5. Jika semua kolom sudah terisi, klik tombol Simpan.

B. Cara Mencatat Imunisasi Pasien

Saat Anda selesai memberikan vaksin kepada pasien, perawat atau dokter cukup mengisi form rekam medis elektronik (RME) di sistem SyncMed dengan langkah-langkah berikut:

Langkah 1: Buka Menu Imunisasi

Langkah 2: Isi Info Dasar Kunjungan

Langkah 3: Jawab Pertanyaan Skrining (Observasi)

Sistem akan menanyakan kondisi pasien demi keamanan medis. Cukup pilih jawaban yang sesuai:

Langkah 4: Pilih Jenis Vaksin

Langkah 5: Isi Detail Botol Vaksin (Penting!)

Demi keamanan pasien, isi data kemasan vaksin yang Anda gunakan:

Langkah 6: Simpan Data!

C. Cara Melihat, Memperbaiki, atau Menghapus Data Imunisasi

Jika Anda menyadari ada salah ketik setelah menekan tombol simpan, jangan panik! Anda bisa langsung melihat dan memperbaikinya dengan mudah.

Melihat Riwayat Imunisasi

Tepat di bagian bawah formulir input, Anda akan melihat tabel "Riwayat Imunisasi". Tabel ini menampilkan daftar semua vaksin yang pernah diberikan kepada pasien tersebut selama berobat di klinik atau rumah sakit kita.

Memperbaiki atau Menghapus Data

Di ujung kanan baris tabel riwayat, Anda akan menemukan tombol aksi untuk melakukan perubahan data:

Modul Radiologi & Citra Medis (Terintegrasi SatuSehat)

Apa tujuan fitur ini? ini hadir untuk mendigitalisasi seluruh alur pelayanan radiologi di klinik/rumah sakit Anda—mulai dari permintaan rontgen oleh dokter, pengisian hasil pembacaan (expertise), hingga pengunggahan foto rontgen asli. Hebatnya, seluruh data hasil klinis beserta berkas foto rontgen tersebut akan otomatis terkirim secara langsung (real-time) ke sistem SatuSehat Kemenkes RI tanpa perlu input ulang secara manual.

A. Langkah Persiapan: Pemetaan Master Tindakan Radiologi

Sebelum dokter dapat membuat permintaan pemeriksaan radiologi, petugas admin atau penanggung jawab sistem harus memastikan jenis pemeriksaan rontgen di aplikasi SyncMed sudah dipetakan sesuai kode standar nasional.

Langkah-langkah:

  1. Masuk ke menu Master Data > pilih Tindakan Radiologi.
  2. Pilih jenis pemeriksaan yang ingin diatur, lalu klik Edit/Sunting.
  3. Di dalam menu pemetaan, lengkapi kolom standarisasi internasional yang diwajibkan oleh Kemenkes:
    • Kode LOINC: Standar internasional untuk penamaan tes laboratorium dan pemeriksaan radiologi.
    • Kode SNOMED CT: Standar istilah medis internasional untuk diagnosis klinis.
    • Kode DICOM: Format standar dunia untuk penyimpanan dan transmisi citra medis (foto rontgen/CT Scan/USG).
  4. Klik Simpan untuk mengaktifkan fitur pengiriman otomatis.

B. Alur Pelayanan Radiologi (Hanya 3 Tahap Mudah!)

Tahap 1: Dokter Membuat Permintaan Rontgen (Di Halaman EMR)

Saat memeriksa pasien di ruang poli, Dokter dapat langsung memesan tindakan rontgen melalui Rekam Medis Elektronik (RME/EMR) pasien:

  1. Gulir ke bagian tab "Permintaan Penunjang" atau "Radiologi" pada form EMR.
  2. Centang atau pilih jenis pemeriksaan radiologi yang diperlukan pasien (contoh: Thorax AP/PA).
  3. Isi catatan klinis singkat atau indikasi medis jika diperlukan.
  4. Klik Simpan Permintaan. Permintaan ini akan langsung terkirim secara instan ke layar komputer petugas instalasi radiologi.

Tahap 2: Petugas Radiologi Mengisi Hasil & Mengunggah Foto Rontgen

Setelah tindakan foto rontgen selesai dilakukan kepada pasien, petugas radiologi mengisi hasil laporan klinis (expertise) di dalam sistem:

  1. Buka menu Radiologi, cari nama pasien yang bersangkutan, lalu pilih tombol Input Hasil.
  2. Masukkan nama Dokter Spesialis Radiologi pembaca rontgen.
  3. Ketik uraian medis pada kolom Kesan dan Hasil radiologi secara lengkap.
  4. Klik tombol Unggah Berkas untuk memilih foto rontgen pasien dari komputer Anda.

Tahap 3: Validasi Format File Gambar

Untuk memastikan gambar rontgen dapat terbaca dengan sempurna oleh sistem SatuSehat Kemenkes, sistem SyncMed menyediakan fitur pengaman otomatis:

  1. Saat Anda menekan tombol simpan, sistem akan menampilkan jendela konfirmasi (pop-up).
  2. Pastikan file gambar rontgen yang Anda unggah memiliki format khusus medis yaitu DCM (DICOM), atau gambar umum berkualitas tinggi berupa format JPG atau JPEG.
  3. Centang kotak persetujuan bahwa berkas sudah benar, lalu klik Kirim & Simpan. Data medis dan gambar akan langsung mengalir otomatis menuju pusat data SatuSehat Kemenkes.

Semua berkas pemeriksaan yang telah tersimpan dapat dikelola kembali dengan mudah melalui daftar menu utama Radiologi.

Panduan Penggunaan Tombol Aksi:

image.png