Sync-Q [Antrean Baru]
1. Ringkasan
"Sync-Q" adalah sistem antrean yang dibangun menyatu langsung di dalam SyncMed (bukan aplikasi terpisah seperti "Antrean Lama"/SIM-OXY Antrean). Pasien mendaftar sendiri (self-service) lewat layar pendaftaran, lalu nomor antrean, No. RM, dan No. Registrasi otomatis tersimpan dalam satu data yang sama di SyncMed — mengikuti pasien tsb dari loket registrasi, ruang dokter (Rawat Jalan), sampai ke Farmasi.
Perbedaan Utama vs. Antrean Lama
|
2. Alur Pendaftaran Pasien (Layar Self-Service)
Alur ini berjalan di layar pendaftaran mandiri (kiosk) tempat pasien memilih sendiri jenis pendaftaran dan datanya.
2.1 Pilih Jenis Pendaftaran
Pasien memilih salah satu dari tiga jenis pendaftaran: BPJS (pakai kartu BPJS Kesehatan), UMUM (biaya mandiri/pribadi), atau CHECK IN (untuk pasien yang sudah mendaftar lebih dulu lewat kanal lain).

Gambar 1. Layar awal SyncMed — pilih jenis pendaftaran: BPJS, UMUM, atau CHECK IN.
2.2 Pilih Status Pasien
Setelah memilih jenis pendaftaran (contoh: BPJS), pasien memilih status: Pasien Baru (belum pernah mendaftar di Faskes ini) atau Pasien Lama (sudah pernah berkunjung sebelumnya).

Gambar 2. Pilih status pasien: Pasien Baru atau Pasien Lama.
2.3 Pasien Baru — Scan QR untuk Isi Data
Khusus Pasien Baru, sistem menampilkan QR Code yang discan lewat ponsel pasien untuk mengisi data registrasi secara online, lalu petugas/pasien menekan tombol "Cetak" untuk mencetak nomor antrean.

Gambar 3. Instruksi pendaftaran Pasien Baru — scan QR Code lalu cetak nomor antrean.
2.4 Verifikasi Identitas (Pasien Lama)
Untuk pasien yang sudah punya data (misalnya Pasien Lama), verifikasi dilakukan dengan memasukkan NIK atau No. Kartu BPJS lewat keypad angka di layar, lalu menekan "Cek Identitas".

Gambar 4. Verifikasi identitas pasien lewat NIK/No. Kartu BPJS.
2.5 Langkah 1: Pilih Poliklinik
Setelah identitas terverifikasi, data pasien (Nama, No. RM, Umur, Jenis Pendaftaran) tampil di kartu "Identitas Pasien" pada panel kiri, lalu pasien memilih poliklinik tujuan.

Gambar 5. Langkah 1 — Pilih Poliklinik (contoh: UMUM).
2.6 Langkah 2: Pilih Dokter
Pasien memilih dokter yang praktik di poliklinik tsb, lengkap dengan jam praktiknya.

Gambar 6. Langkah 2 — Pilih Dokter beserta jadwal praktik.
2.7 Konfirmasi & Cetak Antrean
Layar terakhir menampilkan ringkasan Poliklinik dan Dokter yang dipilih. Pasien menekan "Konfirmasi & Cetak Antrean" untuk menyelesaikan pendaftaran dan mencetak tiket nomor antrean.

Gambar 7. Konfirmasi pendaftaran sebelum tiket antrean dicetak.
3. Setelah Registrasi: Data Muncul di Tab Mana?
- Pasien Lama → data langsung tampil di tab "Data Antrean" pada menu Registrasi Pasien.
- Pasien Baru → data masuk ke tab "Antrean APM" terlebih dahulu (biasanya menunggu konfirmasi/proses tambahan sebelum masuk ke Data Antrean).
3.1 Tab Data Antrean
Halaman Registrasi Pasien menampilkan beberapa tab: Data Antrean, Riwayat Antrean, Antrean APM, Antrean Online, Antrean Pasien Baru, dan Antrean BPJS. Contoh data pasien pada tab Data Antrean sudah lengkap: No. RM, No. Kartu, nomor Antrian (P001), Nama, TTL, Umur, Alamat, No. HP, tanggal & No. Registrasi, Jenis Pasien, Status Pasien, Jadwal/Unit, dan DPJP — semuanya sudah tersambung otomatis, tanpa input manual tambahan.

Gambar 8. Tab Data Antrean — data pasien lama sudah lengkap dan langsung tersedia, termasuk nomor Antrian P001.
3.2 Tab Antrean APM
Tab ini menampung pendaftaran dari Pasien Baru. Pada contoh di bawah, tabel kosong ("No data available") karena pasien pada contoh dokumen ini berstatus Pasien Lama sehingga langsung masuk ke Data Antrean, bukan ke Antrean APM.

Gambar 9. Tab Antrean APM — tempat pendaftaran Pasien Baru sebelum masuk ke Data Antrean.
4. Memanggil Antrean — Panel Display Antrian
Berbeda dari Antrean Lama yang butuh Admin Panel & aplikasi terpisah, di Antrean Baru cukup membuka panel "Display Antrian" langsung dari menu pelayanan yang sedang dipakai. Operator memilih Divisi (nama dokter/unit), Nama Konter, dan Lokasi Display, lalu menggunakan tombol aksi: Panggil Berikutnya, Panggil Ulang, Mulai Dilayani, Selesai Dilayani, Tidak Hadir, dan Lewati.

Gambar 10. Panel Display Antrian di menu Data Antrean — tiket P001 siap dipanggil untuk dr. Gabriela Kendek Allo.
4.1 Panggil dari Menu Rawat Jalan

4.2 Berlanjut ke Farmasi
Nomor antrean yang sama (P001) tetap melekat pada pasien saat resep dokter diteruskan ke Farmasi (menu Resep Obat Dokter). Panel Display Antrian di sini otomatis menampilkan Divisi "Farmasi", dengan tombol panggil yang sama seperti di menu sebelumnya.

5. Ringkasan Alur Sync-Q
- Pasien memilih jenis pendaftaran (BPJS/UMUM/Check In) dan status (Baru/Lama) di layar self-service.
- Pasien Baru mengisi data via scan QR di ponsel; Pasien Lama cukup verifikasi NIK/No. Kartu BPJS.
- Pasien memilih Poliklinik lalu Dokter, kemudian konfirmasi & cetak nomor antrean.
- Data otomatis muncul di tab Data Antrean (pasien lama) atau Antrean APM (pasien baru) — tanpa input manual tambahan dari petugas.
- Operator memanggil pasien lewat panel Display Antrian, yang tersedia di menu Registrasi, Rawat Jalan, maupun Farmasi — dengan nomor tiket yang konsisten mengikuti pasien di setiap tahap.
6. Perbandingan Singkat: Antrean Lama vs. Antrean Baru
Aspek | Antrean Lama (SIM-OXY Antrean) | Antrean Baru (Sync-Q) |
Lokasi sistem | Aplikasi terpisah dari SyncMed | Menyatu langsung di dalam SyncMed |
Menghubungkan ke data pasien | Manual — copy No. RM/Registrasi, input di menu Mapping Data / Kode Booking | Otomatis — nomor tiket melekat ke data pasien sejak pendaftaran |
Master Poli & Dokter | Terpisah, dikelola sendiri di Admin Panel Antrean | Mengikuti data Poliklinik & Dokter yang sudah ada di SyncMed |
Memanggil pasien | Lewat Admin Panel Antrean (Panggilan Loket) | Lewat panel Display Antrian di menu pelayanan terkait (Registrasi/Rawat Jalan/Farmasi) |
No comments to display
No comments to display